Tampilkan postingan dengan label Himpunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Himpunan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Mei 2010

Penjelasan Skema Himpunan

  1. Himpunan bilangan asli
    Himpunan bilangan asli adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya merupakan bilangan bulat positif.

    N = {1,2,3,4,5,6,......}

  2. Himpunan bilangan prima
    Himpunan bilangan prima adalah himpunan bilangan-bilangan asli yang hanya dapat dibagi dirinya sendiri dan satu, kecuali angka 1.

    P = {2,3,5,7,11,13,....}

  3. Himpunan bilangan cacah
    Himpunan bilangan cacah adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya merupakan bilangan bulat positif digabung dengan nol.

    C = {0,1,2,3,4,5,6,....}

  4. Himpunan bilangan bulat
    Himpunan bilangan bulat adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya seluruh bilangan bulat, baik negatif, nol, dan positif.

    B = {...,-3,-2,-1,0,1,2,3,...}

  5. Himpunan bilangan rasional
    Himpunan bilangan rasional adalah himpunan bilangan yang anggota-anggonya merupakan bilangan yang dapat dinyatakan sebagai:
    p/q dimana p,q Î bulat dan q ¹ 0 atau dapat dinyatakan sebagai suatu desimal berulang.

    contoh: 0,-2, 2/7, 5, 2/11, dan lain lain

  6. Himpunan bilangan irasional
    Himpunan bilangan irasional adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya tidak dapat dinyatakan sebagai sebagai p/q atau tidak dapat dinyatakan sebagai suatu desimal berulang.

    contoh: log 2, e, Ö7

  7. Himpunan bilangan riil
    Himpunan bilangan riil adalah himpunan yang anggota-anggotanya merupakan gabungan dari himpunan bilangan rasional dan irasional.

    contoh: log 10, 5/8, -3, 0, 3

  8. Himpunan bilangan imajiner
    Himpunan bilangan imajiner adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya merupakan i (satuan imajiner) dimana i merupakan lambang bilangan baru yang bersifat i² = -1

    contoh: i, 4i, 5i

  9. Himpunan bilangan kompleks
    Himpunan bilangan kompleks adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya (a + bi) dimana a, b Î R, i² = -1, dengan a bagian riil dan b bagian imajiner.

    contoh: 2-3i, 8+2

Sifat Himpunan

1. Komutatif

A Ç B = B Ç A
A È B = B È A

2. Asosiatif

A Ç (B Ç C) = (A Ç B) Ç C
A È (B È C) = (A È B) È C

3. Distributif

A Ç (B È C) = (A Ç B) È (A Ç C)
A È (B Ç C) = (A È B) Ç (A È C)


4. De Morgan
____ _ _
(A È B)= A Ç B
____ _ _
(A Ç B)= A È B

Jika n menyatakan banyaknya anggota himpunan, maka berlaku hubungan :

2 HIMPUNAN
____
n(s) = n (A È B) + n (A È B)


3 HIMPUNAN
________
n(S) = n (
A È B È C) + (A È B È C)

di mana

n (A È B) = n (A) + n (B) - n (A Ç B)

di mana

n (A È B È C) = n (A) + n (B) + n (C) - n (A Ç B) - n (A Ç C) - n (B Ç C) + n (A Ç B Ç C)

Operasi Pada Himpunan

  1. Gabungan (union) notasi : È

    Gabungan dari dua himpunan A dan B adalah himpunan yang terdiri dari semua elemen yang menjadi anggota A atau menjadi anggota B.

    A È B = { x | x Î A atau x Î B }




    contoh:
    A = {1,2,3}
    B = {0,2,4}
    Maka A È B = {0,1,2,3,4}


  2. Irisan (intersection) notasi : Ç

    Irisan dari dua himpunan A dan B adalah himpunan yang terdiri dari semua elemen persekutuan dari himpunan A dan B.

    A Ç B = { x | x Î A dan x Î B }



    contoh:
    A={1,2,3,4}
    B={3,4,5}
    maka A Ç B = {3,4}


  3. Selisih notasi : -

    Selisih antara dua himpunan A dan B adalah himpunan yang terdiri dari semua anggota A yang bukan anggota B.

    A - B = { x | x Î A dan x Ï B }





    contoh:
    A = {1,2,3,4,5}
    B = {2,4,6,7,10}
    Maka A - B = {1,3,5}

    _
  4. Komplemen notasi: A', Ac, A

    Komplemen dari himpunan A adalah himpunan yang terdiri dari semua anggota himpunan S yang bukan anggota A.

    A' =
    { x | x Î S dan x Ï A }




    contoh:
    S = {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10}
    A = {1,2,3,4,5}
    Maka A' = {6,7,8,9,10}

Hubungan Antar Notasi

  1. Himpunan bagian notasi : Ì atau É

    Himpunan A adalah himupnan bagian dari himpunan B, jika setiap anggota A adalah anggota B.

    Ditulis : A Ì B
    f atau B É A

    contoh:
    A={a,b}; B={a,b,c}; C={a,b,c,d}
    maka A Ì B ; A Ì C ; B Ì C

    ketentuan :

    • himpunan kosong merupakan himpunan bagian dari sembarang
    • himpunan ( f Ì A )himpunan A adalah himpunan bagian dari
    • himpunan A sendiri ( A Ì A)jika anggota himpunan A ada sebanyak n, maka banyaknya himpunan bagian dari A adalah HB = 2n

    HB = 2n

    contoh:
    jika A = {a,b,c}
    maka himpunan bagian dari A adalah :
    {a}, {b}, {c}, {a,b}, {a,c}, {b,c}, {a,b,c} dan f


    seluruhnya ada 2³ = 8

    POWER SET 2s
    himpunan yang elemennya adalah himpunan-himpunan bagian dari S

    contoh:
    S = {a,b,c}
    2s = { {a}, {b}, {c}, {a,b}, {a,c}, {b,c}, {a,b,c}, f }


  2. Himpunan sama ttttttttttt notasi : =

    Dua himpunan A dan B adalah sama, jika setiap elemen A adalah elemen B, dan setiap elemen B adalah elemen A.


    Ditulis A = B

    contoh:
    K = {x | x²-3x+2=0}
    L = {2,1}
    maka K = L


  3. Himpunan lepas ttttttttttt notasi : //

    Dua himpunan A dan B disebut saling lepas, jika himpunan A tidak mempunyai anggota persekutuan dengan himpunan B
    .

    Ditulis A // B

    contoh:
    A = {a,b,c}
    B = {k,l,m}
    Maka A // B

Istilah-Istilah

  1. Elemen (Anggota) notasi : Î
    setiap unsur yang terdapat dalam suatu himpunan disebut
    elemen/anggota himpunan itu.
    contoh:
    A ={a,b,c,d}
    a Î A (a adalah anggota himpunan A)
    e Ï A (e bukan anggota himpunan A)


  2. Himpunan kosong 9999999999999notasi : f atau {}
    yaitu himpunan yang tidak mempunyai anggota
    contoh :
    A = { x | x² = -2; x riil}
    A =
    f


  3. Himpunan semestafgf fgfgfgfggffgfnotasi : S
    yaitu himpunan yang memuat seluruh objek yang dibicarakan
    contoh :
    K = {1,2,3}
    S = { x | x bilangan asli } atau
    S =
    { x | x bilangan cacah } atau
    S =
    { x | x bilangan positif } dsb.

Cara Menyatakan Himpunan

PENGERTIAN

Himpunan adalah kumpulan objek-objek yang keanggotaannya didefinisikan dengan jelas.

Contoh:

  • Himpunan siswi kelas III SMU Tarakanita tahun 1999-2000 yang nilai IQ-nya diatas 120.
  • Himpunan bilangan-bilangan bulaT diantara 10 dan 500 yang habis dibagi 7

Himpunan hanya membicarakan objek-objek yang berlainan saja.

  1. Metode Roster
    yaitu dengan menuliskan semua anggota himpunan di dalam
    tanda kurung {...........}
    contoh: himpunan bilangan ganjil N = {1,3,5,7,9,.......}

  2. Metode Rule
    yaitu dengan menyebutkan syarat keanggotaannya
    contoh: N = {x½x adalah bilangan asli}